PENDAHULUAN
Latar Belakang Demam tifoid merupakan salah satu jenis penyakit infeksi bakteri yang banyak ditemukan di Negara kita, baik pada anak maupun dewasa. Demam tifoid pada anak terbanyak terjadi pada umur 5 tahun atau lebih dan memiliki manifestasi ringan. Makin muda umur anak, gejala klinis demam tifoid semakin tidak khas. Perbedaan lain antara demam tifoid anak dengan dewasa adalah mortalitas demam tifoid pada anak lebih rendah bila dibandingkan dengan dewasa.
Risiko terjadinya komplikasi fatal terutama dijumpai pada anak besar dengan manifestasi klinis berat, menyerupai kasus dewasa. Demam tifoid merupakan masalah global terutama di negara dengan higiene buruk2. Etiologi utama di Indonesia adalah Salmonella enterika subspesies enterika serovar Typhi (S.Typhi) dan Salmonella enterika subspesies enterika serovar Paratyphi A (S. Paratyphi A). Diperkirakan angka kejadian 150/100.000/tahun di Amerika Selatan dan 900/100.000/tahun di Asia3.